Qasidah Munajat Al Imam Al Quthb Habib Abdullah Al Haddad

Qasidah Munajat Al Imam Al Quthb Habib Abdullah Al Haddad

Ya Rasulallah . . .

Tampilkan postingan dengan label 'Amaliyah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label 'Amaliyah. Tampilkan semua postingan
Do'a sesudah sholat Jum'at (Syaikhuna sekumpul)
Do'a
Waktu beliau Imam Sholat Jum'at di Masjid Al-Koromah Martapura.
0:00
SuperTunjukkan lebih banyak tanggapan
Komentari
Do'a Husnul Khatimah Imam Haddad ra.
DOA HUSNUL KHATIMAH AL IMAM AL QUTHBIR RABBANI AS SAYYID ABDULLAH BIN ALWY AL AHADDAD

Al Imam Al Quthb Al Habib Abdullah bin ‘Alwi Al Hadad berkata, “Diantara yang menjadikan seseorang meninggal dunia dalam keadaan husnul khotimah adalah, setiap selesai mengerjakan sholat Maghrib ia mengucapkan,

استغفر الله الذي لا اله الا هو الحي القيوم الذي لا يموت و اتوب اليه رب اغفرلي
Astagfirulloohalladzii laa ilaa-ha illaa huwal Hayyul Qoyyuum alladzii laa yamuut wa atuubu ilaih, robbighfirlii

Kemudian dilanjutkan dengan membaca sholawat Husnul Khotimah berikut ini,

اللهم صل على سيدنا محمد و على اله وصحبه وسلم بعدد كل حرف جرى به القلم
Allahumma sholli ‘ala Sayyidina Muhammad in wa ‘ala aaliihi washohbihi wasallim bi’adadi kulli harfin jaro bihil qolam

Artinya: Yaa Allah limpahkanlah shalawat dan salam kepada Sayyidina Muhammad beserta keluarga dan para sahabatnya sebanyak bilangan huruf yang digariskan oleh qolam.

Barangsiapa membaca semua itu (setelah sholat Maghrib), sebelum mengucapkan yang lain, niscaya ia akan meninggal dalam keadaan beriman.” Insyaa Allah. Wallahu A’lam.

Sumber :
(As Sayyid Al Habib Al ‘Alim Al Faqih Abdurrahman bin Muhammad bin Husain bin Umar Al Masyhur Al Ba’alawi, dalam kitab Bughyatul Mustarsyidin fi Talkhish Fatawa Ba’dhil A’immati minal ‘Ulama’ Al Muta-akhkhirin)

3 do'a di sujud terakhirmu
TIGA DOA yang Jangan engkau lupakan dalam Sujudmu .

1. Mintalah di wafatkan dalam keadaan Husnul Khotimah
١. اللهم إني أسألك حسن الخاتمة.
Allahumma inni as-aluka Husnal Khotimah.
Artinya : " Yaa Allah... Aku meminta kepadaMu Husnul Khotimah "

2. Mintalah agar kita diberikan Kesempatan Taubat sebelum wafat
٢. اللهم ارزقني توبة نصوحا قبل الموت
.Allahummarzuqni taubatan nasuha qoblal mauti.
Artinya: " Yaa Allah... Berilah aku rezeki Taubat Nasuha (atau sebenar-benarnya taubat) sebelum wafat "

3. Mintalah agar Hati kita ditetapkan diatas Agama-Nya
٣. اللهمّ يا مقلب القلوب ثبّت قلبي على دينك
Allahumma yaa Muqollibal Quluub tsabbit qolbii ala diinik.
Artinya: " Yaa Allah... Wahai Sang Pembolak Balik Hati.., Tetapkanlah Hatiku diatas AgamaMu"

Semoga bermanfaat
Wudhu Bathin
Doa ketika membasih anggota wudhu....

بِسْــــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم

1. Doa ketika membasuh dua pergelangan tangan:
اللَّهُمَّ احْفَظْ يَدَيَّ مِنْ مَعَاصِيكَ كلها
Allohummahfidz Yadayya Min Ma a'syika Kulliha
Artinya: Ya Allah, peliharalah kedua tanganku daripada melakukan maksiat
kepadaMu.

2. Doa ketika berkumur:
اللَّهُمَّ اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allohumma a'inni 'Ala Dzikrika wa Syukrika wahusni 'Ibadatika
Artinya: Ya Allah, bantulah aku supaya aku dapat berzikir kepadaMu, dan
bersyukur kepadaMu, dan perelok ibadah kepadaMu.

3. Doa ketika membasuh hidung:
اَللَّهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَة الجَـنَّةْ
Allohumma Arihni Roihatal Jannati
Artinya: Ya Allah, berilah aku ciuman daripada haruman bau Syurga.

4. Doa ketika membasuh muka (setelah membaca niat wudhu dalam
hati):
اَللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِى يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ
وُجُوْهٌ
Artinya: Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari putihnya wajah-wajah
dan hitamnya wajah-wajah.

5. Doa ketika basuh tangan kanan:
اَللَّهُمَّ اَعْطِنِى كِتاَبِى بِيَمِيْنِى وَحَاسِبْنِى حِسَاباً
يَسِيْرًا
Allohumma A'thini kitabi biyamini wa hasibni hisaban yasiro
Artinya: Ya Allah! berikanlah kepadaku kitabku dari sebelah kanan dan
hitunglah amalanku dengan perhitungan yang mudah.

6. Doa ketika membasuh tangan kiri:
اَللَّهُمَّ لاَ تُعْطِنِى كِتاَبِى بِشِمَالِى وَ لاَ مِنْ وَرَاءِ
ظَهْرِىْ
Allohumma Laa Ta'thini Kitabi bisyimali walaa min waro,i dzohri
Artinya: Ya Allah, janganlah beri kepadaku kitab amalanku dari sebelah
kiri atau dari sebelah belakang.

7. Doa saat membasahi kepala:
اَللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ
Allohumma harrim sya'ri wabasyari 'Alannari.
Artinya: Ya Allah, haramkan rambutku dan kulit kepalaku daripada
neraka.

8. Doa ketika membasuh dua telinga:
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ اْلقَوْلَ
فَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ
Allohummaj'Alni minalladzina yastami'unal Qoula fayattabi'una ahsanahu
Artinya: Ya Allah, jadikanlah aku termasuk orang-orang yang mendengar
ucapan yang baik dan mengikuti sesuatu yang terbaik.

9. Doa saat membasuh dua telapak kaki:
اَللَّهُمَّ ثَبِّتْ قدَمِي عَلَى الصِّرَاطِ يَوْمَ تَزِلُّ فِيْهِ
اْلاَقْدَامِ
Allohumma Tsabbit Qodami 'Alaa Syirothika yauma tazillul Aqdam
Artinya: Ya Allah, tetapkan kedua kakiku di atas titian shirothol
mustaqim pada hari dimana banyak kaki-kaki yang tergelincir.

10. Doa setelah berwudhu:
أَشْهَدُ اَنْ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ
أَشْهَدُ أَنَّ سَيِّدَنَا مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنَ
اْلمُتَطَهِّرِيْنَ وَصَلَى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى
آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ
Artinya: Aku bersaksi bahwa tiada Tuhan melainkan Allah, tiada sekutu
baginya, dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad itu hamba dan utusanNya.
Ya Allah! Jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bertaubat dan
jadikanlah aku dari golongan orang-orang yang bersuci. Dan selawat dan
salam kepada penghulu kami Muhammad, keluarganya, dan
sahabat-sahabatnya

Pembuka pintu rezeki
7 BACAAN DZIKIR PEMBUKA PINTU REZEKI : >>>
====================
1. Memperbanyak Membaca"Lahawla Wala Quwwata Illa billah" Barang siapa yang lambat datang rezekinya hendaklah banyak mengucapkan "La hawla Wala Quwwata Illa billah." (HR. At-Tabrani)

2. Membaca "La Ilaha Illallahul Malikul Haqqul Mubin" Barang siapa setiap hari membaca La ilaha illallahul malikul haqqul mubin maka bacaan itu akan menjadi keamanan dari kefakiran dan menjadi penenteram dari rasa takut dalam kubur. (HR. Abu Nu’aim dan Ad Dailami)

3. Melanggengkan Ber-Istighfar"Barang siapa melanggengkan beristighfar niscaya Allah SWT akan mengeluarkan dia dari segala kesusahan dan memberikan rezki dari arah yang tidak diduga²." (HR. Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majjah)

4. Membaca Surat Al-Ikhlas"Barangsiapa mmbaca Surat Al-Ikhlas ketika masuk rumah maka berkah bacaan menghilangkan kefakiran dari penghuni rumah dan tetangganya." (HR. At-Tabrani)

5. Membaca Surat Al-Waqiah"Barangsiapa membaca surat Al-Waqiah setiap malam, maka tidak akan ditimpa kesempitan hidup." (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’ab Al Iman)

6. Memperbanyak Shalawat Atas Nabi "Ubay Bin Ka’ab meriwayatkan, bila telah berlalu sepertiga malam, Rasulullah Salallahu’alaih ¬ iwassalam berdiri seraya bersabda: "Wahai Manusia Berdzikirlah Mengingat Allah, berdzikirlah mengingat Allah. Akan datang tiupan (sangkakala kiamat) pertama, kemudian diiringi tiupan kedua. Akan datang kematian dan segala kesulitan didalamnya."

7. "Membaca Subhanallah wabihamdihi Subhanallahil adziim. Dari setiap kalimat itu seorang malaikat yang bertasbih kepada Allah Ta’ala sampai hari kiamat yang pahala tasbihnya itu diberikan untukmu." (HR. Al-Mustagfiri dalam Ad-Da’awat).

Semoga kita semua diberikan oleh Allah rezki dari arah yang tanpa di sangka-sangka. ....
Aamiin YRA.
Tangan yang membawa ke surga
TANGAN INI KELAK YANG AKAN MEMBAWAMU KE SORGA...

Dikisahkan ada seorang Ulama di Libanon yang termasyhur dizaman itu : Al Imam Al Qodhy Syekh Yusuf bin Ismail An Nabhani yang menjabat sebagai Qodhy (Hakim). 

Suatu saat ia dihadapkan pada suatu kasus pembunuhan...Dan saat persidangan berlangsung, didatangkan seorang pemuda yang menjadi tersangka pembunuhan. Maka terjadi dialog antara Syekh Yusuf An Nabhani selaku Qodhy dengan pemuda tersebut... 

Syekh Yusuf bertanya, "Apa betul kamu telah melakukan pembunuhan? Dan pemuda itupun menjawab, "Betul, aku telah membunuh seseorang wahai Syaikh".

Lalu Syekh Yusuf berkata lagi, "Sekarang kau jelaskan apa motif dari pembunuhan itu? Dan pemuda itupun menjawab, "Orang itu telah menghina Rasulullah Saw terang-terangan...Aku tidak sanggup lagi menahan amarah terhadap orang yang menghina dan mencaci Rasulullah Saw dihadapanku dan langsung aku bunuh orang itu...!

Setelah mendengar jawaban pemuda itu, Syekh Yusuf seorang hakim yang terkenal adil dan bijaksana itu langsung terdiam dan bertanya lagi, "Tangan mana yang kau gunakan untuk membunuh orang tersebut? Tangan kanan atau tangan kiri? Dan pemuda itu menjawab, "Tangan kananku ini wahai Syaikh".

Tiba-tiba Syaikh Yusuf turun dari singgasana Hakim dan menghampiri tempat duduk sipemuda dan meraih tangan kanan pemuda tersebut lalu menciumnya berkali-kali, seraya berkata, "Tangan ini kelak yang akan membawamu ke Sorga...Wahai hadirin sekalian, saksikanlah...Mulai hari ini aku mengundurkan diri dari jabatanku selaku qodhy disini...Karena aku tidak sanggup menghukum seseorang yang telah membunuh karena MEMBELA KEHORMATAN RASULULLAH SAW... 

Demikian wujud Cinta dan hormatnya Syaikh Yusuf An Nabhani kepada Rasulullah Saw...Dan masih banyak kisah orang-orang yang dengan caranya menjaga kehormatan Rasulullah Saw... 

Lalu, dimana ghiroh kita...Bagaimana perasaan kita saat wahabi sesat mengatakan bahwa orang tua Rasulullah Saw masuk Neraka...?

Marilah kita teruskan da'wah Rasullullah Saw...Jadikanlah Rasullullah bangga dengan kita...Marilah senantiasa kita tanamkan perasaan Cinta kepada Allah Swt dan kepada Baginda Rasulullah Saw...
Allahuma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.
Kapan harus memandang langit ?
HIKMAHNYA MENENGADAHKAN KEPALA KE LANGIT...

Jika dalam hatimu terlintas bisikan buruk atau ajakan untuk bermaksiat, angkatlah kepalamu ke langit lalu ucapkan: "Allah…" dengan satu nafas.
Perbuatan ini akan membakar dan menghapus dengan seketika bisikan-bisikan buruk dalam hati.
Hikmah dari menengadahkan kepala ke langit adalah karena setan tidak dapat mendatangi manusia dari atas kepalanya.
Allah Ta’ala berfirman : “Kemudian Saya (iblis) akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka.(QS
Al-A’raf, 7:17).
Allah swt tidak mengatakan bahwa iblis akan mendatangi mereka dari atas.
Sumber : Group Bani Alawiyyin
Allahuma Shalli 'Alaa Sayyidina Muhammad Wa 'Alaa Aali Sayyidina Muhammad.
7 Mahkota Allah
Ada 7(tujuh) Mahkota menuju Ridhonya ALLAH
تاج الذكر :
لا إله إلا الله وحده لا شريك له
له الملك وله الحمد و هو على كل شيء قدير ..
1. Mahkota Dzikir :
Lailaha illallah wahdahu la syarikalahu lahul mulku wallahul hamdu wahua 'ala kulli sya'in qodir.
تاج التسبيح :
سبحان الله و بحمده عدد خلقه ورضا نفسه وزنة عرشه و مداد كلماته ..
2. Mahkota Tasbih:
Subhanallah wabihamdihi 'adada kholqihi waridho nafsihi wa zinata 'arsyihi wa midada kalimatihi.
تاج الدعاء :
ربنا آتنا في الدنيا حسنة وفي الآخرة حسنة و قنا عذاب النار ..
3.  Mahkota Doa:
Robbana atina fiddunya hasanah wafil 'akhiroti hasanatau waqina 'adzabannaar.
تاج الإستغفار :
اللهم أنت ربي ﻻ إله إﻻ أنت ، خلقتني وأنا عبدك ، و أنا على عهدك ووعدك ما استطعت ، أعوذ بك من شر ما صنعت ، أبوء لك بنعمتك عليّ ، و أبوء بذنبي ، فاغفر لي فإنه ﻻ يغفر الذنوب إﻻ أنت ..
4. Mahkota Istighfar:
Allahumma Anta robbi Lailahailla anta, kholaktani wa ana abdika wa ana ala 'ahdika wawa'dika mas tato'tu, 'adhubika min syarri mashona'tu, wa abubishshawab
ni'matika 'alayya wa abu'u bidzambi faghfirli fainnahu la yaghfirudz dzunuba illa anta.
تاج التحصين :
بسم الله الذي لا يضر مع اسمه شئ في الارض ولا في السماء وهو السميع العليم ..
5.  Mahkota Perlindungan:
Bismillahil ladzi layadhurru ma'asmihi syaiun fil Ardhi wala fissamaa' wahuas samii'ul 'aliim.
تاج تفريج الكرب :
لا إله إلا أنت سبحانك إني كنت من الظالمين ..
6. Mahkota Pelepas Bencana:
Lailaha illa anta subhanaka inni kuntu minadholimin.
تاج راحة البال :
لا حول ولا قوة الا بالله العلي العظيم ..
7.  Mahkota Penenang Hati:
Lahaula wala quwwata illah bilahil 'aliyyil 'adhim.



Jadikanlah Mahkota-mahkota ini menghiasi kepalamu & membasahi Lisanmu.
~ Bagikan Doa-doa ini dgn niat baik kpd sesama, mudah2an Allah mengangkat segala Cobaan & Musibah kita di dunia ini & di akhirat nanti,Semoga dgn Kita berbagi akan menjadi Shodaqoh dan ladang amal bagi Kita semua.
Karena Kita tdk pernah akan tau pahala mana yg akan memasukkan Kita kedalam Surga-surganya Allah SWT.
Wallahu a'lam bishshawab


12 orang yang di do'akan malaikat
12 ORANG YANG DIDOAKAN MALAIKAT*
Berikut golongan-golongan yang didoakan oleh malaikat:
*1. Orang yang tidur dalam keadaan bersuci.*
_"Barangsiapa yang tidur dalam keadaan suci, maka malaikat akan bersamanya di dalam pakaiannya. Dia tidak akan bangun hingga malaikat berdoa; Ya Allah, ampunilah hamba-Mu si fulan karena tidur dalam keadaan suci."_
(HR. Imam Ibnu Hibban dari Abdullah bin Umar)

*2. Orang yang sedang duduk menunggu waktu sholat.*
_"Tidaklah salah seorang di antara kalian yang duduk menunggu sholat, selama ia berada dalam keadaan suci, kecuali para malaikat akan mendoakannya; Ya Allah, ampunilah ia. Ya Allah sayangilah ia."_
(HR. Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Muslim: 469)

*3. Orang-orang yang berada di shaf barisan depan di dalam sholat berjamaah.*
_"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada (orang - orang) yang berada pada shaf-shaf terdepan."_
(HR. Imam Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah dari Barra' bin 'Azib)

*4. Orang yang menyambung shaf sholat berjamaah (tidak membiarkan kosong di dalam shaf).*
_"Sesungguhnya Allah dan para malaikat selalu bershalawat kepada orang-orang yang menyambung shaf-shaf."_
(HR. Imam Ahmad, Ibnu Majah, Ibnu Khuzaimah, Ibnu Hibban, dan Al Hakim meriwayatkan dari Aisyah)

*5. Para malaikat mengucapkan "aamiin" ketika seorang Imam selesai membaca Al-Fatihah.*
_"Jika seorang Imam membaca; ghairil maghdhuubi 'alaihim waladh-dhaalinn', maka ucapkanlah oleh kalian "aamiin", karena barangsiapa ucapannya itu bertepatan dengan ucapan malaikat, maka ia akan diampuni dosanya yang masa lalu."_
(HR. Imam Bukhari dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 782)

*6. Orang yang duduk di tempat sholatnya setelah melakukan sholat.*
_"Para malaikat akan selalu bershalawat (berdoa) kepada salah satu diantara kalian selama ia ada di dalam tempat sholat di mana ia melakukan sholat, selama ia belum batal wudhunya, (para malaikat) berkata; Ya Allah ampunilah dan sayangilah ia."_
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 8106)

*7. Orang-orang yang melakukan sholat shubuh dan ashar secara berjama'ah.*
_"Para malaikat berkumpul pada saat sholat shubuh lalu para malaikat (yang menyertai hamba) pada malam hari (yang sudah bertugas malam hari hingga shubuh) naik (ke langit), dan malaikat pada siang hari tetap tinggal. Kemudian mereka berkumpul lagi pada waktu sholat 'ashar dan malaikat yang ditugaskan pada siang hari (hingga sholat 'ashar) naik (ke langit) sedangkan malaikat yang bertugas pada malam hari tetap tinggal, lalu Allah bertanya kepada mereka, "Bagaimana kalian meninggalkan hamba-Ku?", mereka menjawab; kami datang sedangkan mereka sedang melakukan sholat dan kami tinggalkan mereka sedangkan mereka sedang melakukan sholat, maka ampunilah mereka pada hari kiamat."_
(HR. Imam Ahmad dari Abu Hurairah, Al-Musnad no. 9140)

*8. Orang yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan orang yang didoakan.*
_"Doa seorang muslim untuk saudaranya yang dilakukan tanpa sepengetahuan orang yang didoakannya adalah doa yang akan dikabulkan. Pada kepalanya ada seorang malaikat yang menjadi wakil baginya, setiap kali dia berdoa untuk saudaranya dengan sebuah kebaikan, maka malaikat tersebut berkata; "aamiin" dan engkau pun mendapatkan apa yang ia dapatkan."_
(HR. Imam Muslim dari Ummud Darda', Shahih Muslim: 2733)

*9. Orang-orang yang berinfak.*
_"Tidak satu hari pun di mana pagi harinya seorang hamba ada padanya kecuali 2 malaikat turun kepadanya, salah satu diantara keduanya berkata, "Ya Allah, berikanlah ganti bagi orang yang berinfak", dan lainnya berkata, "Ya Allah, hancurkanlah harta orang yang pelit (bakhil)"._
(HR. Imam Bukhari dan Imam Muslim dari Abu Hurairah, Shahih Bukhari: 1442 dan Shahih Muslim: 1010)

*10. Orang yang sedang makan sahur.*
_"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat (berdoa ) kepada orang-orang yang sedang makan sahur" Insya Allah termasuk di saat sahur untuk puasa "sunnah"._
(HR. Imam Ibnu Hibban dan Imam Ath-Thabrani, dari Abdullah bin Umar)

*11. Orang yang sedang menjenguk orang sakit.*
_" Tidaklah seorang mukmin menjenguk saudaranya kecuali Allah akan mengutus 70.000 malaikat untuknya yang akan bershalawat kepadanya di waktu siang kapan saja hingga sore dan di waktu malam kapan saja hingga shubuh."_
(HR. Imam Ahmad dari 'Ali bin Abi Thalib, Al-Musnad: 754)

*12. Seseorang yang sedang mengajarkan kebaikan kepada orang lain.*
_"Keutamaan seorang alim atas seorang ahli ibadah bagaikan keutamaanku atas seorang yang paling rendah di antara kalian. Sesungguhnya penghuni langit dan bumi, bsemut yang di dalam lubangnya dan bahkan ikan, semuanya bershalawat kepada orang yang mengajarkan kebaikan kepada orang lain."_
(Al-Hadits dari Abu Umamah Al-Bahily).

Dahsyatnya kalimat "Laa Hawla walaa Quwwata Illaa Billaah"
Dahsyatnya
لا حول ولا قوة إلا بالله

'Auf bin Malik Al-Asyja'i pergi menemui Rosulullah saw. Dan berkata :
Ya Rosulullah sesungguhnya anakku Malik pergi bersamamu berperang di jalan Allah dan ia blm pulang, apa yg harus saya perbuat?
Padahal seluruh pasukan sdh pulang.
Rosulullah saw bersabda :
Ya 'Auf perbanyaklah kamu dan istrimu mengucapkan
لا حول ولا قوة إلا بالله
Auf pulang ke rmh dan istrinya sendiri menanti anaknya yg blm datang.
melihat suaminya datang istrinya bertanya :
Wahai 'Auf apa yg diberikan Rosulullah saw ?
Auf menjawab : beliau mewasiatkan utk ku dan kamu juga agar kita banyak mengucapkan
لا حول ولا قوة إلا بالله
Apa jawaban istri yg sholehah dan sabar ini ?
Ya sungguh benar Rosulullah saw.
Akhirnya mereka berdua duduk terus berdzikir dg
لا حول ولا قوة إلا بالله
Sampai saat malam yg gelap tiba, seketika ada yg mengetuk pintu, dan Auf berdiri membuka pintu, ternyata yg datang adalah anaknya Malik membawa banyak sekali domba sbgai gonimah.
maka Auf bertanya : apa ini?
Malik menjawab:
Sesungguhnya musuh menangkapku dan mengikatku dg rantai besi dan mengikat dua kakiku, maka ketika malam tiba saya berusaha keras utk kabur tp tidak bisa, karena kuatnya ikatan dikedua tangan dan kaki,
Tiba-tiba ikatan borgol yg dari besi perlahan-lahan longgar sehingga ikatan dikedua tangan dan kaki bisa lepas.
Maka saya bisa datang sekarang dg kambing2 orang Musyrikin ini.
Maka Auf berkata : wahai ananda bukankah jarak antara musuh dan kita jauh sekali?
Bagaimana kamu bisa datang dalam waktu satu malam?
Malik jawab: wahai ayahanda, demi Allah ketika ikatan itu lepas saya merasa ada Malaikat yang membawa saya.
Subhanallahal 'adzim
Maka Auf mendatangi Rosulullah saw utk memberi kabar beliau.
Tapi sebelum Auf memberi kabar beliau.
Rosulullah saw mengatakan kepada Auf : wahai Auf bergembiralah bahwa Allah swt menurunkan ayatnya tentang urusanmu:
ومن يتق الله يجعل له مخرجا
ويرزقه من حيث لا يحتسب ومن يتوكل على الله فهو حسبه إن الله بالغ أمره قد جعل الله لكل شيئ قدرا
Ketahuilah sesungguhnya
لا حولا ولا قوة إلا بالله
Adalah harta terpendam dibawah singgasana 'Arsy Ar-Rahman.
Ia adalah obat bagi 99 penyakit, yg paling ringan adalah penyakit gundah.
Subhanallah..
Saudara2ku..
Jika mau share niatkanlah dg baik mudah2an bisa jadi obat bagi masalah kita semua.
Rahasia Dzikir Sirr
SATU KALI DZIKIR SIRR SEBANDING DENGAN 35 JUTA DZIKIR LISAN.

JIKA ASMA ALLAH DIUCAPKAN SEKALI SAJA DENGAN LISAN, ITU DISEBUT DZIKIR (MENGINGAT) LISAN...NAMUN JIKA NAMA ALLAH DIINGAT DENGAN HATI, MAKA ITU AKAN SEBANDING DENGAN TIGA PULUH LIMA JUTA UCAPAN-UCAPAN (DZIKIR) LISAN...ITULAH DZIKIR HATI ATAU DZIKIR SIRR.

ADA 35 JUTA PEMBULUH DARAH DALAM TUBUH DAN SEMUA TERHUBUNG KE JANTUNG...JIKA NAMA ALLAH DIUCAPKAN, BAHKAN SEKALI SAJA (DENGAN HATI) MAKA SEMUA YANG MENGALIR MENGUCAPKAN JUGA.

(SAYID ALI JAMAAT SHAH NAQSYBANDI-MUJADDIDI)
ALLAHUMMA SHALLI 'ALAA SAYYIDINA MUHAMMAD WA 'ALAA ALI SAYYIDINA MUHAMMAD.

Sholawat Al-Fatih
Keistimewaan sholawat al-Fatih itu sangat sulit di terima oleh akal, karena ia merupakan rahasia Allah SWT yang tersembunyi.Seandainya ada 100,000 bangsa, yang setiap bangsa itu terdiri dari 100,000 kaum, dan setiap kaum terdiri dari 100,000 orang, dan setiap orang diberi umur panjang oleh Allah SWT sampai 100,000 tahun, dan setiap orang bersholawat kepada nabi setiap hari 100,000 x, semua pahala itu belum dapat menandingi pahala membaca sholawat al-Fatih 1x.

Di ambil dr kitab ( al-Fathur Robbany karyaSayyid Muhammad bin Abdillah as-Syafi`ieat-Thoshfaawy at-Tijany hal 99-100 )
Rahasia sholat 5 waktu
Keagungan Shalat 5 Waktu

Dari Muadz Bin Jabbal dan Dari Jabir bin Abdullah meriwayatkan " Tatkala Rasulullah di mi'rajkan ,pada langit pertama beliau melihat para malaikat yang berdzikir kepada Allah ta'ala sejak mereka di ciptakan Allah ,tanpa mengangkat kepala. 

Pada langit kedua " beliau melihat para malaikat yang beruku' kepada Allah sejak mereka di ciptakan Allah ,tanpa mengangkat kepala mereka 

pada langit ke tiga " beliau melihat para malaikat yang bersujud kepada Allah sejak mereka di ciptakan ,tanpa mengangkat kepala mereka ,selain ketika Rasulullah menyampaikan salamnya kepada mereka ,barulah mereka mengangkat kepala mereka dan menjawab salam Rasulullah Saw ,selanjutnya mereka bersujud lagi sampai hari kiyamat dan oleh karenanya sujud dalam Shalat menjadi dua kali

pada langit ke empat " beliau melihat para malaikat yang bertasyahud 

pada langit kelima " beliau melihat para malaikat yang bertasbih 

pada langit ke enam " beliau melihat malaikat yang bertakbir dan bertahlil 

pada langit ke tujuh " beliau melihat para malaikat yang membaca salam sejak mereka di ciptakan ,Rasulullah pun ingin agar beliau dan umatnya mempunyai ibadah ibadah seperti malaikat" yang beliau jumpai dari langit pertama sampai ke tujuh tersebut ,Allah pun mengetahui keinginan dan kerinduan Nabi ,, ,lalu dia kumpulkan ibadah malaikat di langit yang tujuh itu ,dan dengan ibadah itu dia memuliakan Nabi seraya berfirman " Barangsiapa menunaikan Shalat yang lima (Lima waktu) ,maka dia akan memperoleh pahala ibadah para malaikat di tujuh langit 

(Kitab Raudhatul Ulama)
Wallahua'lam
PENJELASAN MENGENAI TABARRUK
PENJELASAN MENGENAI TABARRUK ( MENGAMBIL BAROKAH ) KEPADA NABI, PARA WALI DAN PARA ULAMA".
------------------------------------------------------

Tabarruk dengan gambar sendal Nabi Saw :

 
- Membawa gambar bentuk sandal Rasulullah SAW atau meletakkannya diatas kopiah memiliki beberapa faidah diantaranya :

"terkabulkannya semua hajat, mempermudah berziarah ke makam Rasulullah saw dan bermimpi bertemu Rasulullah saw, menyembuhkan sakit, menghilangkan kesusahan, dan faidah faidah lainnya, itu semua jika didasari dgn keyakinan yg teguh dan rasa cinta yg kuat kpd baginda Rasulullah Saw" (as syekh yusuf an nabhani dalam sa'adah ad darain)"

- jika Allah SWT memerintahkan nabi Musa untuk melepaskan sandalnya ketika ia menginjakkan kakinya di wadi muqoddas :

"lepas kedua sandalmu wahai musa,kau berada di lembah yg suci"(Qs thoha 12),tapi tidak dengan bagida Rasul Saw, sandal beliau tetap menjadi saksi ketika beliau menghadap Allah SWT di sidratul muntaha

- betapa mulianya sebuah sandal yg bergantung pada Rasulullah saw, bagaimana dengan hati yang selalu bergantung dan mengingat Rasulullah Saw ?

Bentuk Tabaruk Kepada Baginda Nabi Muhammad Saw :

Banyak orang yang keliru memahami makna hakikat tabarruk dengan Nabi Muhammad saw, peninggalan-peninggalannya saw, ahlulbaitnya saw dan para pewarisnya yakni para ulama, para kyai dan para wali. Karena hakekat yang belum mereka pahami, mereka berani menilai kafir ( sesat ) atau musyrik terhadap mereka yang bertabarruk pada Nabi saw atau ulama.

Mengenai azimat ( Ruqyyat ) dengan huruf arab merupakan hal yg diperbolehkan, selama itu tidak menduakan Allah swt. Sebagaimana dijelaskan bahwa azimat dengan tulisan ayat atau doa disebutkan pd kitab Faidhulqadir Juz 3 hal 192, dan Tafsir Imam Qurtubi Juz 10 hal.316/317, dan masih banyak lagi penjelasan para Muhadditsin mengenai diperbolehkannya hal tersebut, karena itu semata mata adalah bertabarruk ( mengambil berkah ) dari ayat ayat Alqur’an.

Mengenai benda-benda keramat, maka ini perlu penjelasan yg sejelas jelasnya,

"Bahwa benda benda keramat itu tak bisa membawa manfaat atau mudharrat, namun mungkin saja digunakan Tabarrukan (mengambil berkah) dari pemiliknya dahulu, misalnya ia seorang yg sholeh". Maka sebagaimana diriwayatkan :

• Para sahabat seakan akan hampir saling bunuh saat berdesakan berebutan air bekas wudhunya Rasulullah saw (Shahih Bukhari Hadits no. 186)

• Allah swt menjelaskan bahwa ketika Ya’qub as dalam keadaan buta, lalu dilemparkanlah ke wajahnya pakaian Yusuf as, maka iapun melihat, sebagaimana Allah menceritakannya dalam firman Nya SWT :

“(berkata Yusuf as pada kakak kakaknya) PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA” (QS Yusuf 93),

Dan pula ayat : “MAKA KETIKA DATANG PADANYA KABAR GEMBIRA ITU, DAN DILEMPARKAN PADA WAJAHNYA (pakaian Yusuf as) MAKA IA (Ya’qub as) SEMBUH DARI KEBUTAANNYA” (QS Yusuf 96).

Ini merupakan dalil Alqur’an, bahwa benda/pakaian orang orang shalih dapat menjadi perantara kesembuhan dengan izin Allah tentunya, kita bertanya mengapa Allah sebutkan ayat sedemikian jelasnya?, apa perlunya menyebutkan sorban yusuf dg ucapannya :

PERGILAH KALIAN DENGAN BAJUKU INI, LALU LEMPARKAN KEWAJAH AYAHKU, MAKA IA AKAN SEMBUH DARI BUTANYA”.

Untuk apa disebutkan masalah baju yg dilemparkan kewajah ayahnya?, agar kita memahami bahwa Allah SWT memuliakan benda benda yg pernah bersentuhan dengan tubuh hamba hamba Nya yg shalih. kita akan lihat dalil dalil lainnya.

• Setelah Rasul saw wafat maka Asma binti Abubakar shiddiq ra menjadikan baju beliau saw sebagai pengobatan, bila ada yg sakit maka ia mencelupkan baju Rasul saw itu di air lalu air itu diminumkan pada yg sakit (shahih Muslim hadits no.2069).

• Rasul saw sendiri menjadikan air liur orang mukmin sebagai berkah untuk pengobatan, sebagaimana sabda beliau :

“Dengan Nama Allah atas tanah bumi kami, demi air liur sebagian dari kami, sembuhlah yg sakit pada kami, dg izin tuhan kami” ( shahih Bukhari hadits no.5413 ),

Ucapan beliau saw : “demi air liur sebagian dari kami”

menunjukkan bahwa air liur orang mukmin dapat menyembuhkan penyakit, dengan izin Allah swt tentunya, sebagaimana dokter pun dapat menyembuhkan, namun dengan izin Allah pula tentunya, hadits ini menjelaskan bahwa rasul saw bertabarruk dg air liur mukminin bahkan tanah bumi, menunjukkan bahwa pd hakikatnya seluruh alam ini membawa keberkahan dari Allah swt.

• seorang sahabat meminta Rasul saw shalat dirumahnya agar kemudian ia akan menjadikan bekas tempat shalat beliau saw itu mushollah dirumahnya, maka Rasul saw datang kerumah orang itu dan bertanya :

“dimana tempat yg kau inginkan aku shalat?”. Demikian para sahabat bertabarruk dengan bekas tempat shalatnya Rasul saw hingga dijadikan musholla ( Shahih Bukhari hadits no.1130 ).

• Nabi Musa as ketika akan wafat ia meminta didekatkan ke wilayah suci di palestina, menunjukkan bahwa Nabi Musa as ingin dimakamkan dg mengambil berkah pada tempat suci ( shahih Bukhari hadits no.1274 ).

• Allah memuji Nabi Saw dan Umar bin Khattab ra yg menjadikan Maqam Ibrahim as ( bukan makamnya, tetapi tempat ibrahim as berdiri dan berdoa di depan ka’bah yg dinamakan Maqam Ibrahim as ) sebagai tempat shalat ( musholla ), sebagaimana firman Nya :

“Dan mereka menjadikan tempat berdoanya Ibrahim sebagai tempat shalat” ( QS Al Imran 97 )
Maka jelaslah bahwa Allah swt memuliakan tempat hamba hamba Nya berdoa, bahkan Rasul saw pun bertabarruk dengan tempat berdoanya Nabi Ibrahim as, dan Allah memuji perbuatan itu.

• Diriwayatkan ketika Rasul saw barusaja mendapat hadiah selendang pakaian bagus dari seorang wanita tua, lalu datang pula orang lain yang segera memintanya selagi pakaian itu dipakai oleh Rasul saw, maka riuhlah para sahabat lainnya menegur si peminta, maka sahabat itu berkata :

“aku memintanya karena mengharapkan keberkahannya ketika dipakai oleh Nabi saw dan kuinginkan untuk kafanku nanti” (Shahih Bukhari hadits no.5689)

Demikian cintanya para sahabat pada Nabinya saw, sampai kain kafanpun mereka ingin yang bekas sentuhan tubuh Nabi Muhammad saw.

• Sayyidina Umar bin Khattab ra ketika ia telah dihadapan sakratulmaut, Yaitu sebuah serangan pedang yg merobek perutnya dengan luka yg sangat lebar, beliau tersungkur roboh dan mulai tersengal sengal beliau berkata kepada putranya (Abdullah bin Umar ra),

“Pergilah pada ummul mukminin, katakan padanya aku berkirim salam hormat padanya, dan kalau diperbolehkan aku ingin dimakamkan disebelah Makam Rasul saw dan Abubakar ra”, maka ketika Ummul mukminin telah mengizinkannya maka berkatalah Umar ra :

“Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu” (dimakamkan disamping makam Rasul saw” (Shahih Bukhari hadits no.1328).

Dihadapan Umar bin Khattab ra Kuburan Nabi saw mempunyai arti yg sangat Agung, hingga kuburannya pun ingin disebelah kuburan Nabi saw, bahkan ia berkata : “Tidak ada yang lebih kupentingkan daripada mendapat tempat di pembaringan itu”

• Demikian pula Abubakar shiddiq ra, yang saat Rasul saw wafat maka ia membuka kain penutup wajah Nabi saw lalu memeluknya dengan derai tangis seraya menciumi tubuh beliau saw dan berkata :

“Demi ayahku, dan engkau dan ibuku wahai Rasulullah.., Tiada akan Allah jadikan dua kematian atasmu, maka kematian yang telah dituliskan Allah untukmu kini telah kau lewati”. (Shahih Bukhari hadits no.1184, 4187).

• Salim bin Abdullah ra melakukan shalat sunnah di pinggir sebuah jalan, maka ketika ditanya ia berkata bahwa ayahku shalat sunnah ditempat ini, dan berkata ayahku bahwa Rasulullah saw shalat di tempat ini, dan dikatakan bahwa Ibn Umar ra pun melakukannya. (Shahih Bukhari hadits no.469).

Demikianlah keadaan para sahabat Rasul saw, bagi mereka tempat-tempat yang pernah disentuh oleh Tubuh Muhammad saw tetap mulia walau telah diinjak ribuan kaki, mereka mencari keberkahan dengan shalat pula ditempat itu, demikian pengagungan mereka terhadap sang Nabi saw.

• Dalam riwayat lainnnya dikatakan kepada Abu Muslim, wahai Abu Muslim, kulihat engkau selalu memaksakan shalat ditempat itu?, maka Abu Muslim ra berkata : Kulihat Rasul saw shalat ditempat ini” (Shahih Bukhari hadits no.480).

• Sebagaimana riwayat Sa’ib ra, : “aku diajak oleh bibiku kepada Rasul saw, seraya berkata : Wahai Rasulullah.., keponakanku sakit.., maka Rasul saw mengusap kepalaku dan mendoakan keberkahan padaku, lalu beliau berwudhu, lalu aku meminum air dari bekas wudhu beliau saw, lalu aku berdiri dibelakang beliau dan kulihat Tanda Kenabian beliau saw” (Shahih Muslim hadits no.2345).

• Riwayat lain ketika dikatakan pada Ubaidah ra bahwa kami memiliki rambut Rasul saw, maka ia berkata: “Kalau aku memiliki sehelai rambut beliau saw, maka itu lebih berharga bagiku dari dunia dan segala isinya” (Shahih Bukhari hadits no.168). demikianlah mulianya sehelai rambut Nabi saw dimata sahabat, lebih agung dari dunia dan segala isinya.

• Diriwayatkan oleh Abi Jahiifah dari ayahnya, bahwa para sahabat berebutan air bekas wudhu Rasul saw dan mengusap2kannya ke wajah dan kedua tangan mereka, dan mereka yang tak mendapatkannya maka mereka mengusap dari basahan tubuh sahabat lainnya yang sudah terkena bekas air wudhu Rasul saw lalu mengusapkan ke wajah dan tangan mereka” (Shahih Bukhari hadits no.369, demikian juga pada Shahih Bukhari hadits no.5521, dan pada Shahih Muslim hadits no.503 dengan riwayat yang banyak).

• Diriwayatkan ketika Anas bin malik ra dalam detik detik sakratulmaut ia yg memang telah menyimpan sebuah botol berisi keringat Rasul saw dan beberapa helai rambut Rasul saw, maka ketika ia hampir wafat ia berwasiat agar botol itu disertakan bersamanya dalam kafan dan hanut nya (shahih Bukhari hadits no.5925).

Tampaknya kalau mereka ini hidup di zaman sekarang, tentulah para sahabat ini sudah dikatakan musyrik, tentu Abubakar sudah dikatakan musyrik karena menangisi dan memeluk tubuh Rasul saw dan berbicara pada jenazah beliau saw, Tentunya umar bin khattab sudah dikatakan musyrik karena disakratulmaut bukan ingat Allah malah ingat kuburan Nabi saw, Tentunya para sahabat sudah dikatakan musyrik dan halal darahnya, karena mengkultuskan Nabi Muhammad saw dan menganggapnya tuhan sembahan hingga berebutan air bekas wudhunya, mirip dengan kaum nasrani yg berebutan air pastur!

Nah.. kita boleh menimbang diri kita, apakah kita sejalan dengan sahabat atau kita sejalan dengan generasi sempalan. Wahai saudaraku, jangan alergi dengan kalimat syirik, syirik itu adalah bagi orang yang berkeyakinan ada Tuhan Lain selain Allah, atau ada yang lebih kuat dari Allah, atau meyakini ada tuhan yang sama dengan Allah swt. Inilah makna syirik.

Sebagimana sabda Nabi saw : “Kebekahan adalah pada orang tua dan ulama kalian” (Shahih Ibn Hibban hadits no.559)

Dikatakan oleh Al hafidh Al Imam Jalaluddin Abdurrahman Assuyuthiy menanggapi hadits yg diriwayatkan dalam shahih muslim bahwa Rasul saw membaca mu’awwidzatain lalu meniupkannya ke kedua telapak tangannya, lalu mengusapkannya ke sekujur tubuh yg dapat disentuhnya, hal itu adalah tabarruk dg nafas dan air liur yg telah dilewati bacaan Alqur’an, sebagaimana tulisan dzikir dzikir yg ditulis dibejana (untuk obat). (Al Jami’usshaghiir Imam Assuyuthiy Juz 1 hal 84 hadits no.104)

Telah dibuktikan pula secara ilmiah oleh salah seorang Profesor Jepang, bahwa air itu berubah wujud bentuknya dg hanya diucapkan padanya kalimat kalimat tertentu, bila ucapan itu berupa cinta, terimakasih dan ucapan ucapan indah lainnya maka air itu berubah wujudnya menjadi semakin indah, bila diperdengarkan ucapan cacian dan buruk maka air itu berubah menjadi buruk wujud bentuknya, dan bila dituliskan padanya tulisan mulia dan indah seperti terimakasih, syair cinta dan tulisan indah lainnya maka ia menjadi semakin indah wujudnya, bila dituliskan padanya ucapan caci maki dan ucapan buruk lainnya maka ia berubah buruk wujudnya, kesimpulannya bahwa air itu berubah dengan perubahan emosi orang yg didekatnya, apakah berupa tulisan dan perkataan.

Keajaiban alamiah yg baru diketahui masa kini, sedangkan Rasul saw dan para sahabat telah memahaminya, mereka bertabarruk dengan air yg menyentuh tubuh Rasul saw, mereka bertabarruk dg air doa yg didoakan oleh Rasul saw, maka hanya mereka mereka kaum muslimin yg rendah pemahamannya dalam syariah inilah yg masih terus menentangnya padahal telah dibuktikan secara ilmiah, menunjukkan pemahaman mereka itulah yg jumud dan terbelakang.

Tabaruk Bukan Bid`ah.
----------------------------------

Suatu ketika Sayyid ‘Alawi bin Abbas al-Maliki Al Hasani Ra,duduk dalam halaqahnya di Masjidil Haram. Dan di lain sudut, duduk pula Syaikh ‘Abdur Rahman as-Sa’di, pengarang sebuah kitab tafsir. Banyak pula orang yang sedang sholat dan bertawaf. Cuaca saat itu langit awan mendung sedang berarak. Kemudian hujan pun turun. Air hujan yang turun di atas Ka’bah mengalir keluar melalui saluran mizab [pancuran emas]. Kemudian jamaah yang duduk di halaqahnya Sayyid ‘Alawi al-Maliki banyak yang bergegas ke bawah mizab tersebut untuk mendapatkan air daripadanya. Lalu mereka membasahkan baju dan badan mereka dengannya sebagai mengambil berkah daripadanya.

Melihat hal itu, sekumpulan “Orang Badui” mencegah mereka karena menyangka melakukan perbuatan itu adalah syirik. Kata mereka: “Jangan, wahai orang-orang musyrik. Itu Syirik! Itu Syirik!”.

Lalu semua orang pun beredar dan menuju ke halaqah Sayyid ‘Alawi Al-Maliki. Mereka menanyakan tentang perkara tersebut pada beliau, dan jawaban dari Sayyid ‘Alawi Al-Maliki malah menganjurkannya sebab disitu ada keberkahan. Kemudian jamaah tadi pun pergi kembali ke mizab tersebut.

“Orang-orang badui” tadi pergi kepada halaqah Syaikh ‘Abdur Rahman dan mengadu kepadanya. Lantas beliau pun bangun dan pergi bertemu dengan Sayyid ‘Alawi. Maka berkumpul lah jamaah dari kedua kubu kepada dua orang ulama tersebut.

Kata Syaikh ‘Abdur Rahman: “Benarkah Anda mengatakan kepada orang-orang bahwa dalam air hujan tersebut ada berkah?”

Jawab Sayyid ‘Alawi Al-Maliki: “Benar sekali. Bahkan, ada dua barokah..

Balas Syaikh ‘Abdur Rahman: “Bagaimana bisa demikian?”

Jawab Sayyid ‘Alawi Al-Maliki lagi:

“Sebab Allah SWT telah berfirman dalam kitab-Nya mengenai hujan : (ونزلنا من السماء ما ء مباركا) – Dan Kami turunkan daripada langit air yang diberkati, [Surat Qaaf: 9] – dan mengenai Ka’bah pula sebagaimana Allah SWT berfirman : (إن أول بيت وضع للناس للذي ببكة مباركا) Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia [Surat Ali ‘Imran: 96] -. Maka sekarang terkumpul dua barokah; yaitu barakah dari air hujan dan barakah baitullah ini.”

Mendengar itu, Syaikh ‘Abdur Rahman merasa takjub:

“Subhanallah! Bagaimana kami lupa akan hal ini? Lalu beliau pun berterima kasih kepada Sayyid ‘Alawi Al-Maliki dan meminta izin untuk keluar.”

Kemudian kata Sayyid ‘Alawi Al-Maliki:
“Nanti dulu, wahai Syaikh, tidakkah kamu lihat ‘orang-orang badui’ itu menyangka bahwa apa yang dibuat oleh banyak orang itu sebagai syirik? Mereka tidak berhenti mengkafirkan orang dan melontar mereka dengan tuduhan syirik, sehingga melihat orang yang seumpama Anda yang dapat mecnegah mereka. Pergilah ke mizab dan ambil air hujan tersebut di hadapan mereka agar mereka membiarkan orang-orang mengambilnya.”

Kemudian Syaikh ‘Abdur Rahman pun pergi ke mizab dan mengambil sendiri air hujan itu sebagai mengambil berkah.

Lihatlah Syeikhnya Orang-orang Badui Wahabi juga melakukan tabarruk, mengambil keberkahan dari air hujan dan baitullah kab’bah. Lalu bagaimana pula dengan sikap Orang-orang Badui Salafy Wahabi masa kini yang mengharamkan tabarruk? Menganggap musyrik orang yang bertabarruk. Kalaupun ada yang membolehkan tabarruk, membolehkannya hanya pada orang hidup saja.

* Catatan:

- Sayyid Alawi bin Abbas Al-Maliki adalah ayah dari Sayyid Muhammad bin Alawi Al-Maliki.

- Syaikh Abdur-Rahman bin Nashir bin Abdillah Alu Sa’di Tamimi Al Hambali diilahirkan di kota ‘Unaizah, Qashim sebuah daerah di Najd, Arab Saudi, pada tahun 1307H. Beliau wafat pada waktu fajar, hari Khamis, 23 Jumadil Akhirah 1376H. Diantara murid-murid beliau adalah Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin ; Syaikh Sulaiman bin Ibrahim al-Bassam; Syaikh Muhammad bin Abdul ‘Aziz al-Mathu’; Syaikh Abdullah bin Abdur-Rahman al-Bassam; Syaikh Muhammad al-Manshur az-Zamil; Syaikh Ali bin Muhammad az-Zamil;; Syaikh Abdullah bin Abdul-Aziz bin ‘Aqil; Syaikh Abdullah al-Muhammad al-‘Auhali dan Syaikh Abdullah bin Hasan Alu Buraikan.

Macam2 Syafa'at Nabi Besar Muhammad SAW
"SYAFA'AH ROSUL ALLAH YAUM AL-QIYAAMAH"
------------------------------------------------------
1. SYAFA'ATUL UDZHMA :
Khusus bagi Nabi Muhammad Saw
2. SYAFA'AT QOUM :
Syafa'atnya Nabi Muhammad kepada kaum yang kebaikan dan keburukannya seimbang untuk masuk Surga.
3. SYAFA'ATUS SALAMAH :
Syafaatnya Nabi Muhammad kepada siapa yang sudah vonis masuk Neraka untuk tidak memasukinya.
4. SYAFA'ATU DAROJAH :
Syafa'atnya Nabi Muhammad untuk mengangkat derajat ahlul Jannah.
5. SYAFA'ATUL HISAB :
Syafa'atnya Nabi Muhammad kepada suatu kaum untuk masuk Jannah ( Surga ) tanpa hisab ( dihitung / ditimbang amalnya )
6. SYAFA'AT TASHILUL 'ADZAB :
Syafa'atnya Nabi Muhammad untuk meringankan adzab Neraka bagi siapa yang berhak mendapatkannya.
7. SYAFA'ATUL JAMI'I :
Syafa'atnya Nabi Muhammad kepada segenap kaum mu'minin agar di izinkan masuk Surga.
8. SYAFA'ATUL 'ULYA :
Syafa'atnya Nabi Muhammad kepada para pelaku dosa besar dari kalangan ummatnya yang masuk Neraka agar keluar darinya.
* Sumber Kitab : Syarh ( syarah ) Aqidah Thohawiyah - Ibnu Abil Iz Al-Hanafi.
ALLAHUMMA SHOLLI 'ALA SAYYIDINA WA MAULANA MUHAMMADIN WA 'ALA AALI SAYYIDINA MUHAMMAD SHOLALLAHU 'ALAIHI WA SALAM
Tabligh Akbar Tahun Baru Islam 1437 H

Amalan 1-10 Zulhijjah

Keutamaan 10 hari pertama bulan Zulhijjah
Keutamaan 10 awal Dzil Hijjah :
 
Dalam alQur'an alKarim, surah alAsr ayat 2,
"وليال عشر"
yg mafhumnya "dan malam2 yg kesepuluh".. sebagian besar para Ulama' attafsir menyatakan bahwa yg di maksud adalah 10 awal Dzil Hijjah.
 
Dan disebutkan dlm satu riwayat al-Aimmah : Abu Daud, Attirmizi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad, dari Sahabat Abdullah Ibnu Abbas, Rasulullah sallallahu alaihi wasallam bersabda:
« مَا مِنْ أَيَّامٍ الْعَمَلُ الصَّالِحُ فِيهَا أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ هَذِهِ الأَيَّامِ ». يَعْنِى أَيَّامَ الْعَشْرِ. قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ « وَلاَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ إِلاَّ رَجُلٌ خَرَجَ بِنَفْسِهِ وَمَالِهِ فَلَمْ يَرْجِعْ مِنْ ذَلِكَ بِشَىْءٍ ».
 
Mafhumnya:
"Tidak ada satu amalan soleh yg dicintai oleh Allah melainkan 10 pertama dlm bulan Dzil Hijjah, para Sahabat bertanya : tidak pula berjihad di jln Allah? Rasulullah menjawab : Tidak pula yg berjihad di jln Allah, melainkan yg keluar berjihad dengan jiwa dan hartanya dan tidak ada yg kembali satupun".
 
Amalan2 yg di anjurkan untuk di buat pada 10 awal Dzil Hijjah, (secara ringkas) di antaranya :
1- memperbanyak zikir (Takbir).
2- memperbanyak puasa, terutama hari ke 9 (wukuf di arafah).
3- mengerjakan amalan2 yg soleh.
4- menunaikan Haji & Umrah (bagi yg mampu)
4- berkurban bagi yg mampu.
5- bertaubat (dengan memperbanyak istigfar).
3 SEBAB KUCING DATANG PADA KITA
Pertama

Allah sedang beritahu makanan kita, hak kita itu bukan semuanya rezeki kita. Sebahagiannya rezeki kucing itu. Sebab itu ia datang pada kita.

Kedua

Allah sedang beritahu apabila kita memberi makanan kepada kucing itu, rezeki lain akan Allah ganti yang lebih baik. Sebab 1 kebaikan itu Allah balas 10 kebaikan. Allah maha mampu memberi lebih dari itu.

Ketiga

Allah sedang bagi tahu apabila kita tak memberi makanan kepada kucing itu, sebenarnya kita sedang menolak rezeki baru yang Allah berikan kepada kita. Rezeki itu luas bukan hanya pada uang. Tetapi meliputi semua kehidupan. Ingin ikhlas memberi, berilah pada hewan karena hewan tak pandai mengucapkan terima kasih kepada kita. Ia hanya tahu minta dan makan.
SETIAP MALAM BERSAMA RASULULLAH SAW


AlKisah Al Allamah Al Musnid Habib Zein bin Ibrahim bin Smith (Madinah ) dengan Al Maghfurlah Assayyid Habibana Munzir Al-Musawa Alaihi Rahmatullah
Kalau bukan karena ingin menyemangati, saya tak akan menjawabnya, Ruh beliau Nabi Muhammad SAW tak pernah tidak hadir dalam Majelis Maulid Dhiya ullami, banyak para jamaah bermimpi melihat Ahlul Badr, Ahlul Uhud, Para Wali masa lalu, bahkan para Nabi, hadir di majelis dhiya ullami, dan Ruh Rasul saw sudah ada sebelum 1 orang pun sampai, dan tidak keluar sebelum tak tersisa satu orang pun.

Ketika Habib Munzir bin fuad al musawa di pesantren al khairat Bekasi, pimpinan Habib Naqib bin syeich Abu Bakar bin Salim, beliau di tempatkan terpisah dari santri-santri lainnya. Beliau di tempatkan di rumah habib naqib dan di taruh di kamar atas. Kamar khusus. Padahal kamar tersebut khusus untuk tamu-tamu mulia seperti Al Arif Billah Abuya Muhammad bin Alwi Almaliki, Al Arif Billah Habib Zein bin Smith (Madinah), Al Arif Billah Habib Salim As Syatiri (rubat tarim), Al Arif Billah Habib Zein bin Smith (Madinah)

Ketika saya sudah lama bertahun tahun tidak jumpa dg Habib Zein bin smeith madinah, karena beberapa kali beliau ke indonesia saya tak sempat jumpa, maka ketika jumpa saya tertunduk tunduk mencium tangan beliau, maka Habib zein dg santainya berkata Ahlan wahai Munzir....

Saya berkata : wahai Habibana Zein, bagaimana habib masih kenal nama saya padahal saya lama tak jumpa habibana?, beliau menjawab : bagaimana aku lupa namamu, kau tiap malam ada dihadirat Rasulullah SAW. Hampir saya jatuh pingsan mendengar ucapan itu, dan beliau dengan santainya pergi begitu saja menghadapi tamu tamu lain.

Pahala agung, ketika anda rindu pada Rasul saw, saat itulah Rasul saw sedang rindu pada anda, saya mempunyai teman disuatu wilayah yg sangat rindu dg Rasul saw dan terus menangis jika mendengar kisah Rasul saw, namun ia belum juga mimpi Rasul saw,

lalu saya bermimpi, katakan pada pemuda itu tiap kalau ia menangis merindukanku, aku ada disampingnya, dan aku tidak meninggalkan ranjangnya sampai ia tidur pulas.., namun ketentuan pertemuan adalah ditangan Allah swt.

Orang yg rindu pada Rasulullah SAW maka ia telah dirindukan oleh Rasulullah SAW.

 اللهم صل على سيدنا و حبيبنا و شفيعنا و قرة أعيننا و مولانا محمد وعلى آله وصحبه وسلم

Wallahu`alam

Dan jangan Lupa membaca Al-qur'an, jangan lewatkan seharipun tanpa membaca Al-qur'an jadikan bacaan yg paling anda senangi.
berkata Imam Ahmad bin Hanbal, Cinta Allah besar pada pecinta Alqur'an, dengan memahaminya atau tidak dengan memahaminya.

“Allahumma shalli wa sallim ‘ala Sayyidina Muhammad nuuri-kas saari wa madaadikal jaari wajma’nii bihi fi kulli athwaari wa ‘ala alihi wa shahbihi yannuur”

Assalamu 'Alaika Ayyuhan Nabiyyu Warahmatullahi Wabarokatuh

Video Streaming Acara Akbar "Majelis Rasulullah"