Qasidah Munajat Al Imam Al Quthb Habib Abdullah Al Haddad

Qasidah Munajat Al Imam Al Quthb Habib Abdullah Al Haddad

Ya Rasulallah . . .

Keutamaan Ayat al-Hirsh

Keutamaan Ayat al-Hirsh

لقد جاءكم رسول من أنفسكم عزيز عليه ما عنتم حريص عليكم بالمؤمنين رؤوف رحيم  
Artinya: “Sungguh Telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri, berat terasa olehnya penderitaanmu, sangat menginginkan (keimanan dan keselamatan) bagimu, amat belas kasihan lagi Penyayang terhadap orang-orang mukmin.”(surat al-Taubah ayat: 129)

Penjelasan:
Para Ulama menamakan Ayat di atas dengan sebutan Ayat al-Hirsh terambil dari kata ( حريص ) dalam ayat tersebut.

Keutamaan:
Diceritakan pula bahwa ketika Syaikh Syibliy datang ke rumah Syaikh Abu Bakar Ibn Mujahid salah seorang ulama besar di masanya, beliau mendekati Syaikh Syibliy dan memeluknya serta mencium keningnya. Banyak orang bertanya-tanya. Seseorang berkata: ”Wahai Syaikh, kenapa kau istimewakan Syibliy? Sedangkan semua orang negeri ini mengetahui siapa Syibliy, dia adalah orang kelas recehan bahkan orang kampungnya sudah kaga umpamain dia.” Syaikh Abu Bakar Ibn Mujahid menjawab: ”Aku mencium kening Syaikh Syibliy dan memberikannya keistimewaan lantaran aku melihat dalam mimpi tidurku bahwa Rasulullah melakukan hal demikian kepadanya. Akupun bertanya kepada Rasulullah, dengan sebab apa beliau mencium dan mengistimewakan Syibliy. Kemudian Rasulullah menjawab: ”Syibliy lazim membaca:

 لقد جاءكم رسول من أنفسكم عزيز عليه ما عنتم حريص عليكم بالمؤمنين رؤوف رحيم   .
(surat al-Taubah ayat: 129) dan menambahkan dengan pembacaan shalawat kepadaku.”[1]


Keutamaan lain yang disebutkan oleh para ulama:

١- من قرأها مرة واحدة بعد صلاة الصبح حفظ الله تعالى قلبه .
Artinya: “Siapa saja yang membacanya satu kali setelah shalat Shubuh, maka Allah akan memberikan penjagaan hati dari kekufuran dan sifat tercela.”


٢- من قرأها مرة واحدة بعد صلاة الظهر أحيا الله تعالى قلبه وثبته الله تعالى بالقول الثابت .
Artinya: “Siapa saja yang membacanya satu kali setelah shalat Zhuhur, maka Allah akan menghidupkan hatinya dan memantapkannya dengan kalimat tauhid.”


٣- من قرأها مرة واحدة بعد صلاة العصر لم يمت موت الفجاءة .
Artinya: “Siapa saja yang membacanya satu kali setelah shalat Ashar, maka dirinya tidak akan meninggal secara mendadak.”


٤- من قرأها مرة واحدة بعد صلاة المغرب رزقه الله تعالى الاستقامة في الدين .
Artinya: “Siapa saja yang membacanya satu kali setelah shalat Maghrib, maka Allah akan memberikannya istiqamah dalam menjalankan perintah agama.”


٥- من قرأها مرة واحدة بعد صلاة العشاء يحفظه الله تعالى من المعاصي والكبائر .
Artinya: “Siapa saja yang membacanya satu kali setelah shalat Isa, maka Allah senantiasa memberikan penjagaan diri dari perbuatan ma’shiat dan dosa besar.”


٦- من قرأها مرة واحدة بعد صلاة الوتر كفاه الله هم الرزق وخوف الخلق .
Artinya: “Siapa saja yang membacanya satu kali setelah shalat Witir, maka Allah akan memberikan kecukupan dari kegelisahan urusan rizqi dan Allah lindungi dari rasa takut terhadap makhluk Allah.”

Sumber disini
Jangan Cabut Ubanmu ... ?


~UBAN ADALAH CAHAYA PADA HARI KIAMAT~

Dizaman sekarang ini,banyak manusia yang malu bila tumbuh uban dikepalanya.Tidak mengerti ilmu dalam Islam, Merasa minder, malu dan merasa sudah tua, itu adalah alasan utama manusia, sehingga berusaha mencabutnya. padahal, uban bisa menjadi cahaya pada hari kiamat kelak.

Diriwayatkan dari Fudhalah bin Ubaid Radhiyallahu 'Anhu bahwa Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa-sallam bersabda “Barangsiapa yang beruban rambutnya dalam Islam, niscaya uban itu akan menjadi cahayanya pada hari kiamat”

Ketika itu ada seseorang berkata kepada Nabi Shalallahu Alaihi Wasallam “Sesungguhnya ada orang–orang yang mencabut uban mereka”. Rasulullah shalallahu Alaihi Wa-sallam pun bersabda, “Barangsiapa yang ingin melakukannya berarti hendak mencabut cahayanya” (HR Al Bazzar , Ath Thabrani dan di hasankan Al- Albani dalam shahih At –Targhib wat Tarhib (2092).

Diantara keutamaan membiarkan uban dan tidak mencabutnya ialah pada hari kiamat kelak pemiliknya akan diberikan Empat Hal penting :
|  Cahaya diatas Shirat, setiap rambut putih dibalas satu kebaikan, dihapus darinya satu keburukan, dan Allah mengangkat satu derajat dari rambut itu.
|  Diriwayatkan dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu bahwa Nabi Shalallahu Alaihi wa-sallam bersabda ; “Janganlah kalian mencabut Uban! Sesungguhnya uban itu adalah cahaya pada hari kiamat . Barangsiapa yang tumbuh ubannya ketika Islam niscaya dicatatkan untuknya dengan uban itu satu kebaikan, dihapus dari orang itu satu kesalahan(dosa) dan ia ditinggikan satu derjat baginya dengan uban itu” (HR Ahmad dalam Al-Fath Ar Rabbani 17/315, At Thirmidzi (2821),Ibnu Majah (3721) dan Ibnu Hibban. Sedangkan dalam shahih At-Targhib wat Tarhib Al Albani berkata “hadis ini Hasan shahih”(2096).

Setiap perintah Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa-sallam dan setiap amal shaleh tidaklah diperintahkan secara sia-sia. Pada hari kiamat amal kebaikan tersebut akan memiliki faedah dan buah sebagai ganjaran bagi setiap orang yang taat kepada Allah dan menjadi pembeda antara orang yang taat dengan orang yang bermaksiat.

|  Uban merupakan suatu nikmat, sebab uban adalah pemberi peringatan dan pengingat bagi orang yang paham terhadap dekatnya ajal. Allah SWT berfirman; “Dan mereka berteriak di dalam neraka itu “Ya Rabb kami keluarkanlah kami, niscaya kami akan mengerjakan amal yang shalih berlainan dengan yang telah kami kerjakan’ dan apakah kami tidak memanjangkan umurmu dalam masa yang cukup untuk berpikir bagi orang yang mau berpikir , dan (apakah tidak ) datang kepadamu pemberi peringatan? Maka rasakanlah (azab Kami) dan tidak ada bagi orang-orang yang zalim seorang penolongpun “ ( QS Fathir : 37)

Abdul Aziz bin Abu Rawwad berkata kepada seseorang: “Barangsiapa yang tidak bisa mengambil nasehat dari tiga hal, berarti dia tidak akan bisa diperingatkan dengan apapun, yaitu Islam, Al-Quran dan Uban”

(Shifatush Shafwah , Ibnu Al- Jauzi : 1/ 470)
Pengajian Syekh Sekumpul th.2003


Tentang Kasih Sayang Guru Kpd Muridnya :

  • Orang Yg Tidak Tahu Kebesaran Gurunya, Maka Tidak Bisa Takut Dengan Gurunya, Di Anggapnya Teman Biasa, Manusia Biasa, Malahan Di Anggapnya Remeh Akibat Tdk Kenal
  • Orang Yg Bisa Menghormati Guru, Org Yg Kenal Kebesaran Guru.
  • Guru Diwajibkan Melajari Murid
  • Guru Disuruh Memelihara Murid
  • Guru Disuruh Mendoakan Murid
  • Guru Disuruh Beribadah Pahalanya Utk Murid
  • Guru Itu Seperti Ayah, Setiap Org Tua Wajib Menafkahi Anak2nya


Maka Jelas Setiap Org Punya Guru,  Ibadah Guru Itu Diserahkan Guru Pada Allah, Mohon Pahalanya Diberikan Ganda Dibagikan Kpd Anak2 Muridnya Sebagai Anak2 Tanggungannya, Sebagaimna Org Punya Anak Buah Wajib Mencarikan Nafkah Utk Anak Buahnya
Setiap Guru Tidak Mempunyai Sifat Amarah Terhadap Muridnya, Dia Mempunyai Kasih Sayang Kpd Muridnya Diatas Daripada Kasih Sayang Ibu Bapak Terhadap Anaknya

Moga Kita Termasuk Murid Yg Bakti Kepada Gurunya Dan Mendptkan Keberkahannya ..
Aamiin

(Sumber pengajian tahun 2003)

Assalamu 'Alaika Ayyuhan Nabiyyu Warahmatullahi Wabarokatuh

Video Streaming Acara Akbar "Majelis Rasulullah"